Kamis , 8 Desember 2022
Home / HEADLINE NEWS / Banjir Terjadi di Empat Kecamatan di Kabupaten Sanggau, Masyarakat Diminta Waspada

Banjir Terjadi di Empat Kecamatan di Kabupaten Sanggau, Masyarakat Diminta Waspada

Foto–Kondisi banjir yang merendam Dusun Sungai Bemban Kecamatan Kapuas, Kabupaten, Sanggau, Minggu (09/10/2022)—ist

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Luapan Sungai Kapuas yang awalnya merendam beberapa dusun di Kabupaten Sanggau, mulai melua. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau mencatat, banjir terjadi di empat kecamatan. Masyarakat diminta waspada.

“Ada empat kecamatan: Mukok, Kapuas, Meliau, Toba,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Bencana BPBD Kabupaten Sanggau, Senin (10/10/2022).
Melaui rilisnya, Hendro menyebut kondisi permukaan air Sungai Kapuas pada Senin (10/10/2022) menunjukkan kenaikan sekitar 50 senti meter dari hari sebelumnya, Minggu (09/10/2022).

“Beberapa wilayah yang terdampak banjir akibat tingginya permukaan air Sungai Kapuas sebagai berikut: Untuk dalam Kota Sanggau, Kelurahan Tanjung Kapuas, banjir mulai menggenangi ruas jalan Ensilat, dan jalan lingkungan Sungai Ranas dengan ketinggian kurang lebih 10-20 senti meterdari permikaan jalan,” ujar Hendro.

Masih di Kota Sanggau, banjir di Kelurahan Beringin sudah menggenangi lingkungan perumahan warga di Jalan Pangsuma dan lingkungan Liku dengan ketinggian air kurang lebih 40-60 senti meter dan belum ada rumah warga yang terendam.

“Berdasarkan Pemantauan dan laporan masyarakat dan medsos banjir sudah mulai terlihat di beberapa wilayah terutama di pemukiman yang berada di pinggiran sungai kapuas, diantaranya Desa Kedukul, Semuntai, Ingggis, Penyaladi, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kelurahan Beringin, Desa Sungai Muntik, Dusun Sungai Bemban Desa Sungai Batu, Desa Sungai Alai,” papar Hendro.

Ia menyebut, banjir juga menggenangi beberapa dusun di wilayah Kecamataan Meliau seperti Dusun Kayu Ara, Desa Kuala Buayan, Dusun Pampang dua, Dusun Lubuk Piling dan Desa Kuala Rosan.

“Banjir di wilayah Kecamatan Toba tepatnya di Dusun Mungguk Desa Bagan Asam yang berdampak pada 35 kepala keluarga (KK) dan ketinggian air kurang lebih 10-20 senti meter di dalam rumah warga,” sambungnya.

Hendro mengimbau masyarakat waspada, mengingat prakiraan cuaca dari BMKG masih tingginya curah hujan di wilayah Kalimantan Barat dan kondisi beberapa Kabupaten di bagian hulu juga mengalami banjir. (ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Karolin Ajak Masyarakat Manfaatkan Lahan Untuk Budidaya Lele

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa mengajak masyarakat agar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *