Rabu , 8 Desember 2021
Home / NEWS / Gelar Pelatihan Manajemen Perkoperasian, Kadisperidagkop Sanggau: RAT Itu Wajib. Perintah Undang-undang!

Gelar Pelatihan Manajemen Perkoperasian, Kadisperidagkop Sanggau: RAT Itu Wajib. Perintah Undang-undang!

Foto—Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, didampingi Kadisperindagkop dan UM Sanggau, Ibnu Marwan Alqadrie (berseragam paling kiri) menyalami para peserta usai pembukaan pelatihan, Selasa (26/10/2021) di Hotel Emerald Sanggau—Kiram Akbar

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkop dan UM) Kabupaten Sanggau menggelar pelatihan manajemen perkoperasian bagi gerakan koperasi dan UMKM, Selasa (26/10/2021) di Hotel Emerald, Sanggau.

Pelatihan yang rencananya digelar selama tiga hari itu dibuka Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot. Wabup menilai kemampuan manajerial merupakan hal mutlak dalam menjalankan suatu organisasi.

“Saya kira kegiatan hari ini yang diselenggarakan Disperindagkop merupakan kegiatan yang urgen, karena terkait dengan manajemen perkoperasian. Yang manajemen itu yang merupakan kaitan-kaitan. Mulai administrasi, manajemen, kepemimpinan, pengambilan keputusan dan human relation. Ini dalam sebuah organisasi merupakan syarat yang tidak boleh tidak. Orang harus paham itu,” kata Wabup ditemui usai membuka pelatihan.

“Adminstrasi seperti apa, manajemennya masuk kemana, yang memimpin harus ada, tidak bisa otoriter. Kemudian hubungan denga para pihak juga harus bagus. Walaupun intinya mereka juga harus mampu mengatur manusia, keuangan, dan mengatur peralatan yang ada dalam sebuah organisasi,” sambung Wabup.

Ontot menyebut, sebenarnya kontribusi koperasi bagi perekonomian di daerah cukup besar. Karenanya ia berharap koperasi di Kabupaten Sanggau kedepan dapat lebih baik.

“Dan tentu berharap pada kepala dinas (Disperindagkop dan UM), mereka juga sudah membina sedemikian rupa. Tapi kemampuan orang bervariasi. Kita ndak tahu berapa kali diikuti mereka diluar yang di adakan pemerintah. Memang mengurus organisasi ini harus banyak mengikuti pelatihan, mencakup manajemen maupun kepemimpinan. Itu harus mampu,” beber Ontot.

Ontot mengakui persoalan manajerial mendominasi perkoperasian di Kabupaten Sanggau.

“Bukan berarti anjlok, tapi perlu ditingkatkan kemampuannya. Pemerintah pusat juga sudah melihat ini. Makanya hari ini ada pelatihan manajemen perkoperasian,” pungkas Wabup.

Kepala Disperindagkop Sanggau, Sy. Ibnu Marwan Alqadrie menjelaskan pelatihan manajemen perkoperasian bagi gerakan koperasi dan UMKM kali merupakan angkatan ketiga, yang diikuti 40 peserta.

“Kegiatan ini pelatihan manajemen perkoperasian bagi gerakan koperasi dan UKM, menggunakan anggaran DAK non fisik 2021. Ini angkatan ketiga yang kita laksanakan selama tahun 2021. Jumlah peserta 40 orang. Ada ketua, sekretaris, bendaraha. Dan kami prioritaskan koperasi yang bermasalah dan koperasi-koperasi baru,” terang Marwan.

Ia mengungkapkan dari 263 koperasi yang aktif , baru 53 koperasi yang sudah melaksanakan Rapat Akhir Tahun (RAT) tahun 2020.

“Jadi persentasenya sangat rendah. Jadi kami berharap setelah pulang dari sini, walaupun terlambat mereka bisa melaksanakan RAT. Ini tanggungjawab kepengurusan. Mereka harus melaporkan kepada anggotanya, apa-apa yang telah mereka lakukan pada tahun buku 2020,” ungkapnya.

Ia berharap, para peserta dengan pelatihan ini mereka memahami manajerial.

“Laporan keuangan, bagaimana mereka membuat laporan keuangan. Nanti ada narasumber kita yang khusus memberikan tata cara laporan keuangan untuk RAT,” ujar Marwan.

Ia mengakui banyak peserta yang masih kebingungan cara pelaporan keuangan yang benar.

“Apalagi koperasi yang baru. Selain itu mereka juga sering konsultasi dengan Disperindagkop. Kami katakan RAT wajib bagi setiap koperasi. Itu perintah undang-undang,” tegas Marwan. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Bupati Landak Resmikan Pamsimas Desa Sekendal

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa meresmikan Penyediaan Air Minum dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *