Jumat , 23 April 2021
Home / HUKUM / Selundupkan Narkoba via Barang PMI, Kepala Bea Cukai Entikong: Cukup Pintar, Namun Kami Beruntung

Selundupkan Narkoba via Barang PMI, Kepala Bea Cukai Entikong: Cukup Pintar, Namun Kami Beruntung

Foto—Kepala Bea Cukai Entikong, Ristola Nainggolan

 

SANGGAU. Meski Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong ditutup lantaran pandemi Covid-19, rupanya tak menyurutkan niat para bandar menyelundupkan narkoba ke Indonesia. Terbukti, dalam sepekan di Februari 2021, sebanyak 21,7 kilogram narkoba jenis sabu berhasil disita petugas.

Modusnya tak lagi lewat jalur tikus, namun melalui barang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipulagkan melalui PLBN Entikong.

“Mengenai PLBN sejak Maret memang ditutup, kita mengimbangi, memang ditutup oleh pihak Negara Malaysia. Kita oleh Pak Bupati waktu itu mengimbangi dan kita menutup. Namun PLBN kita juga ditunjuk sebagai pitu masuk PMI untuk masuk kembali ke Indonesia. Selain Entikong, juga Aruk. Mungkin kesempatan tempat pemulangan PMI kita ini yang dimanfaatkan oleh sekelompok orang,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Entikong, Ristola Nainggolan kepada awak media belum lama ini.

Ia menjelasakan Bea Cukai Entikong memiliki wilayah tugas di tiga kabupaten, yaitu: Sanggau, Sekadau, dan Melawi. Di Kabupaten Sanggau sendiri, kata Ristola ada di Kecamatan Entikong dan Kecamatan Sekayam sebagai kecamatan perbatasan.

“Mereka (penyelundup) memanfaatkan bersamaan dengan kepulangan pekerja migran kita. Jadi modusnya seperti itu. Saya tidak yakin benar, ini murni inisiasi dari si TKI, saya rasa sudah ada yang mendesain. Karena kami melihat modusnya cukup pintar, namun kami beruntung,” ungkap Ristola.

Diakuinya, sejak jauh hari, pihaknya sudah mengantisipasi. Kepulangan orang dan barang dalam jumlah besar dinilai menjadi titik rawan yang bisa digunakan untuk mendompleng untuk menyelundupkan barang haram tersebut.

“Oleh ketelitian, oleh rekan-rekan anggota kami di lapangan, bisa mendeteksi melalui adanya teknologi. Dan si orangnya itu ketika itu tidak bersamaan dengan barangnya itu. Dia sudah lebih dulu di luar,” katanya.

Ristola mengaku Bea Cukai tak sendiri dalam mengungkap kasus tersebut. karenanya ia mengapreseasi kerjasama dengan BNN, Polsek Entikong, Polres Sanggau maupun Sat Narkoba Polda Kalbar.

“Yang di PLBN itu waktu menindak si pembawa itu tidak mudah. Itu berkat kerjasama yang solid dan baik dengan Polsek, Polres Sanggau, Polda Kalbar sehingga berhasil menindak si pembawa itu. Setelah tahu barang itu diamankan dia langsung kabur. Namun dengan kerjasama yang luar biasa, bisa menindak bersangkutan,” terangnya.

Seperti diketahui 21,7 kilogram tersebut terdiri dari 18,7 kilo disita di PLBN, dan tiga kilo disita di Sosok. Apakah ada kaitan keduanya? Ristola tak menjawab pasti. Hanya saja jika dilihat dari kemasan narkoba tersebut, ada kemiripan.
“Bisa kita duga itu sumbernya masih sama,” pungkasnya. (ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

DPD KPPI Kalbar Berbagi Kasih di Dua Panti Asuhan

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang bertepatan dengan bulan Ramadan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *