Jumat , 27 November 2020
Home / NEWS / Pertanyakan Penyertaan Modal Bank Kalbar Rp 10 Miliar, Fraksi PKB: Lebih Efektif Digunakan untuk Bantu UMKM

Pertanyakan Penyertaan Modal Bank Kalbar Rp 10 Miliar, Fraksi PKB: Lebih Efektif Digunakan untuk Bantu UMKM

Foto–Sekretatis Fraksi PKB DPRD Sanggau, Supriadi

 

 

SANGGAU. Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sanggau Supriadi mempertanyakan urgensi dan efektivitas penyertaan modal Bank Kalbar di tengah pandemi Covid-19 dimana banyak anggaran Pemerintah Daerah yang terpaksa direfocusing untuk membantu penanganan Covid-19.

Dengan uang Rp 10 milyar itu, juga bisa digunakan untuk membantu UMKM kita yang mengalami kesulitan permodalan karena pendapatannya menurun akibat pandemi Covid19 – Supriadi

“Pertanyaan ini kami sampaikan melalui Pandangan Umum fraksi-fraksi terkait pembahasan dua Raperda eksekutif yang salah satunya adalah Raperda tentang penyertaan modal Bank Kalbar,” kata dia usai menghadiri rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi – Fraksi terkait dua Raperda eksekutif yang berlangsung di lantai tiga gedung DPRD Sanggau, Kamis (22/10/2020) siang.

Menurutnya penyertaan modal untuk Bank Kalbar sebaiknya dikaji ulang oleh Pemerintah Daerah, dan menggunakan uang yang ada untuk membangun infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Dengan uang Rp 10 milyar itu, juga bisa digunakan untuk membantu UMKM kita yang mengalami kesulitan permodalan karena pendapatannya menurun akibat pandemi Covid19. Saya rasa itu jauh lebih efektif dari pada kita simpan uangnya di Bank yang devidennya baru bisa kita nikmati tahun depan. Padahal uang itu bisa kita belanjakan langsung untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui berbagai program produktif, ini situasinya beda dengan sebelumnya, kalau disituasi normal saya rasa tidak masalah,” ujar Politisi PKB itu.

Foto–Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka.

Menanggapi itu, Sekda Sanggau yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sanggau Kukuh Triyatmaka usai menghadiri sidang paripurna menjelaskan, penyertaan modal yang diberikan kepada Bank Kalbar justeru memberikan peluang perbankan memberikan pelayanan berbagai program untuk membantu masyarakat termasuk bantuan UMKM yang saat ini dihadapkan pada persoalan permodalan di tengah pandemi.

“Makanya memang kita ingin memperkuat Bank Kalbar, sehingga nanti bisa menyalurkan bantuan ataupun kredit kepada UMKM kita. Tapi ini juga tantangan bagi Bank Kalbar, tantangan bagi kita di Pemkab Sanggau dan tantangan bagi UMKM kita. Termasuk juga kreditor skala kecil atau kontraktor kecil yang membutuhkan modal. Misalnya yang dapat pekerjaan langsung itu bisa mengajukan kredit, mereka kan terbantu juga. Itulah bagian kontribusi kita menbantu mereka sehingga uangnya berputar dan sektor rel kita bisa berjalan,” beber Kukuh. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Pengguna dan Penyedia Jasa Konstruksi, ikuti Bimtek Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi

  LANDAK – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kabupaten Landak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *