Senin , 13 Juli 2020
Home / NEWS / Pilkada 9 Desember 2020, Ini Masalahnya…

Pilkada 9 Desember 2020, Ini Masalahnya…

Syarif Amin Muhammad

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang semula direncanakan berlangsung tahun depan karena pandemi global Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), kini dipercepat menjadi 9 Desember 2020. Namun dihadapkan pada masalah anggaran.

“Saya sangat setuju Pilkada Serentak dipercepat. Sehingga tidak perlu menunggu, tidak perlu lagi Plt (Pelaksana Tugas) Bupati,” kata Sy Amin Muhammad Assegaf, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, kepada wartawan, Minggu (21/06/2020).

Dengan dipercepatnya Pilkada, menurut Amin, tentu tidak akan mengganggu jalannya roda pemerintahan di daerah yang menggelar pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Namun kemarin saya mendengar rapat kerja Komisi II DPR-RI bahwa KPU (Komisi Pemilihan Umum) mengusulkan anggaran yang begitu besar untuk pelaksanaan Pilkada. Meningkat berkali-kali lipat,” kata Amin.

Legislator NasDem ini menjelaskan, meningkatnya usulan anggaran tersebut, lantaran Pilkada kali ini dilaksanakan pada fase New Normal atau kenormalan baru pandemi global Covid-19.

Fase ini, lanjut dia, tentunya memerlukan sarana dan prasarana yang sesuai protokol kesehatan saat Pilkada Serentak. “Memang ada inisiatif untuk menambahkan alokasinya dari APBN, tetapi ini belum final,” ujar Amin.

Masalah di tingkat Pemerintah Pusat (Pempus) tersebut, kata Amin, juga dihadapi 7 daerah yang melaksanakan Pilkada Serentak di Kalbar, yakni Ketapang, Sambas, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu.

“Kita tidak bisa memastikan cukup atau tidak APBD Kabupaten tersebut dialokasi untuk Pilkada di fase New Normal,” papar Amin.

Olehkarenanya, Amin menyarankan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang menggelar Pilkada di Kalbar, bersinergi dengan Kementerian. “Sehingga anggaran untuk Pilkada 2020 mencukupi,” tutup.(dik)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Jembatan Darurat antar Dusun di Desa Nekat Dibangun

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Putusnya jembatan yang menghubungkan antara Dusun Gramajaya dengan Dusun Punti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *