Selasa , 24 November 2020
Home / BREAKING NEWS / Cegah Penyebaran Corona, Bupati Sanggau Minta PLBN Entikong Ditutup

Cegah Penyebaran Corona, Bupati Sanggau Minta PLBN Entikong Ditutup

PLBN Entiong, Sanggau/Istimewa
PLBN Entiong, Sanggau/Istimewa

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Kabupaten Sanggau merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia. Serawak merupakan satu di antara daerah yang sudah terjangkit virus Corona.

 Saya ingatkan kepada warga Sanggau, jangan pergi ke negara yang terjangkit.

Agar tak menyebar, Bupati Sanggau pun meminta pemerintah pusat untuk segera menutup Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.

Foto---Rapat terbatas yang digelar Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkompimda dan sejumlah kepala OPD terkait, Senin (16/3/2020) di lantai II kantor Bupati Sanggau---Kiram Akbar
Rapat terbatas yang digelar Bupati, Ketua DPRD, jajaran Forkompimda dan sejumlah kepala OPD terkait, Senin (16/3/2020) di lantai II kantor Bupati Sanggau—Kiram Akbar

“Pak Gubernur, karena beliau adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah, beliau berikan imbauan untuk ditutup. Karena ada beberapa di daerah lain seperti di Antambua sudah ditutup. Pada kesempatan ini pak Bupati Sanggau minta PLBN ditutup,” ujar Bupati Sanggau, Paolus Hadi usai rapat terbatas dengan jajaran Forkompimda dan Kepala OPD terkait pencegahan penyebaran virus Corona, Senin (16/3/2020) di kantor Bupati Sanggau.

Ia juga meminta masyarakat tak mengunjungi ke daerah atau negara terjangkit.

“Kami tegas ! Tidak pergi ke tempat yang terjangkit. Kalau pergi, ndak usah pulang ke Sanggau. Tunggu saja di sana. Karena ini bahaya. Saya ingatkan kepada warga Sanggau, jangan pergi ke negara yang terjangkit. Terutama di wilayah Serawak yang cukup banyak terkena,” ujarnya.

Untuk warga yang dalam sepekan terakhir pernah pergi ke daerah atau negara terjangkit diminta untuk melaporkan diri.

“Wajib. Kalau mau menyelamatkan orang lain, selamatkan juga diri sendiri. Lapor segera ke Puskesmas, atau kalau yang di Kota Sanggau, bisa langsung ke rumah sakit. Ini kesadaran,” tegasnya.

Pemda Sanggau juga sudah merencanakan mitigasi, meski RSUD MTh. Djaman bukan termasuk rumah sakit rujukan.

“Tapi SOP untuk rujukan sudah kita siapkan. Kita berharap tidak menyebar dan berkembang, kita sedia payung sebelum hujan. Saya juga mengimbau masyarakat Sanggau supaya berperilaku hidup sehat. Biasakan, mohon maaf, mulai hari ini untuk tidak bersalaman. Sehingga ini menjadi standar, dan diimbau secara nasional,” terangnya. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Natal Bersama Pemkab Landak 2020 Ditiadakan

  LANDAK – Mempertimbangkan situasi Pandemi COVID-19 yang masih mengancam Indonesia termasuk di Kabupaten Landak, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *