Selasa , 4 Agustus 2020
Home / NEWS / Jembatan Desa Upe Terendam hingga Sepinggang Orang Dewasa

Jembatan Desa Upe Terendam hingga Sepinggang Orang Dewasa

 

Foto—Banjir yang menggenangi jembatan di Desa Upe, membuat kendaraan roda dua yang ingin melintas terpaksa dipikul, Senin (10/2/2020)----dr Abdul Fahma (Dokter Puskesmas Bonti) untuk Kalimantantoday.com
Foto—Banjir yang menggenangi jembatan di Desa Upe, membuat kendaraan roda dua yang ingin melintas terpaksa dipikul, Senin (10/2/2020)—-dr Abdul Fahma (Dokter Puskesmas Bonti) untuk Kalimantantoday.com

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Hujan deras seharian yang terjadi pada Minggu (9/2/2020) menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Bonti terendam banjir. Bahkan jembatan di Desa Upe terendam air hingga ketinggian sepinggang orang dewasa, Senin (10/2/2020).

Biasanya biaya Rp50 ribu sekali pikul

“Banjir mulai kemarin (Minggu), karena kemarin hujan lebat seharian, berdampak tadi pagi sehingga banjir di Desa Upe. Jadi ada satu titik yang terparah, di jembatan. Kemudian ada empat titik lagi, mungkin sekitar 30-40 senti meter. Di jembatan itu memang airnya agak deras. Mulai subuh itulah,” kata Camat Bonti, Yulius Eka Suhendra, Senin (10/2/2020).

Mobilisasi warga pun terganggu dibuatnya. Meski untuk kendaraan roda empat masih bisa melintas, tapi untuk kendaraan roda dua terpaksa harus menggunakan jasa tukang pikul.

“Biasanya biaya Rp50 ribu sekali pikul,” ujar Camat.

BACA: Ketua Umum Pemuda Katolik Tuntut Penjelasan Menag Soal Penunjukan Dirjen Bimas Katolik

BACA: Rayakan Cap Go Meh, Paolus Hadi: Terimakasih Warga Tionghoa

Namun Suhendra menduga banjir tersebut hanya ‘numpang’ lewat, akibat hujan desa yang terjadi di hulu. Jika hujan deras masih terjadi di hulu, kemungkinan besar banjir akan makin lama.

“Nanti kita lihat, di lapangan. Karena saya baru dapat informasi. Karena saya masih baru dan transisi. Saya akan koordinasi dengan Kadesnya seperti apa. Ini bukan pertama kali terjadi. Saya rasa pun masyarakat sudah terbiasa dengan itu. Yang penting masyarakat tetap waspada, kalau tiba-tiba hujan deras,” kata Camat.

Meski diprediksi hanya sebentar, namun kondisi ini sangat mengganggu mobilisasi masyarakat yang mau ke atau dari Upe. “Yang jelas biaya juga,” pungkasnya. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Antisipasi Karhutla, Bupati Landak Imbau Masyarakat Tidak Membakar Lahan

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Bupati Landak Karolin Margret Natasa dalam setiap kesempatan melakukan kunjungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *