Minggu , 26 Januari 2020
Home / CULTURE / Hadiri Natal Bersama 2019, Paolus Hadi: Sanggau adalah Indonesia Kecil

Hadiri Natal Bersama 2019, Paolus Hadi: Sanggau adalah Indonesia Kecil

Foto---Bupati Paolus Hadi menyalakan lilin pada acara Natal Bersama 2019 di GPU pada Senin (30/12) malam—Sukardi Diskominfo untuk Kalimantantoday.com
Bupati Paolus Hadi menyalakan lilin pada acara Natal Bersama 2019 di GPU pada Senin (30/12) malam—FOTO/Sukardi Diskominfo untuk Kalimantantoday.com

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Ibadah dan perayaan Natal bersama umat kristiani Kabupaten Sanggau digelar pada Senin (30/12) malam di gedung pertemuan umum (GPU) Balai Betomu.

Acara tersebut dihadiri Bupati Sanggau, Sekda Sanggau, Kapolres Sanggau, Dandim 1204 Sanggau, Perwakilan Pengadilan Sanggau dan Kejari Sanggau, Pastor, Para Pendeta, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Organisasi Keagamaan, Perwakilan Organisasi Kemasyarakatan, Perwakilan Denominasi Gereja-gereja, Perwakilan Kring, para undangan non kristiani serta umat kristiani Kota Sanggau.

Dalam sambutannya, Bupati Sanggau Paolus Hadi, berharap kedepannya bukan umat Kristen saja yang menghadiri perayaan Natal seperti ini.

“Tetapi kita bercontoh seperti Natal bersama nasional dimana semua orang terlibat di dalamnya termasuk agama di luar Kristen pun hadir bersama dalam perayaan tersebut. Namun itu harus dikemas dengan baik sehingga kebersamaan antar umat sebagai sahabat dapat kita rasakan,” ujar PH, sapaan Paolus Hadi.

PH Sapaan Akrab Bupati Sanggau, dalam kesempatan tersebut juga berharap Pengurus Hari Besar Kristiani (PHBK) lebih banyak kegiatannya. Diharapkan pula kekompakan pengurus sebagaimana tema yang telah diungkapkan menjadi sebuah keharusan bersama dan ditata lebih baik dimasa yang akan datang.

“Kita bisa hadir di tempat ini karena kita memang hidup berdampingan dari berbagai suku bangsa. Sanggau adalah Indonesia kecil yang ingin kita kelola dengan baik kalau kita semua bisa mendalami iman kita,” ungkap PH.

Sementara itu, Ketua PHBK Kabupaten Sanggau, Yulia Theresia mengungkapkan rasa suka cita yang tulus. Ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada Pemkab Sanggau, umat kristiani dan semua pihak atas segala perhatian, kehadiran, dorongan dan doanya bagi terselenggaranya Natal Bersama Tahun 2019.

“Kami menyadari keterbatasan kami dalam beberapa hal. Untuk itu kami mohon maaf lahir batin semoga kedepan lebih baik. Sebagaimana harapan Bupati Sanggau agar Natal Bersama umat kristiani adalah sebagai momen kita bisa berkumpul bersama, bersukacita bersama merayakan Natal tidak hanya dalam lingkup umat Kristiani tetapi juga bersama saudara kita yang lainnya dalam keberagaman,” terang Yulia.

Ketua panitia pelaksana Damianus Dedy Susanto, dalam laporannya menyampaikan perayaan Natal Bersama ini merupakan momen bagi semua untuk membawa kabar baik dan kesukaan besar.

“Ini merupakan kegiatan untuk kita saling memaafkan satu sama lainnya. Kita melihat bahwa akhir-akhir ini negara kita banyak terjadi hal-hal yang tidak mengenakkan. Atas dasar itulah maka PGI dan KWI membuat tema Natal secara nasional yaitu ‘hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang’. Karena Negara kita adalah Negara yang besar dengan bermacam-macam ragam suku, agama dan adat istiadat,” terangnya. (Ram)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Foto---Habib Syech Abdul Qadir Assegaf di PLBN Entikong dalam acara shawalat dua negara, Sabtu (25/1/2020) malam----Kiram Akbar

Datang ke Sanggau, Habib Syech: Walaupun Beda Agama dan Suku, Kita Tetap NKRI!

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Ribuan massa hadir dalam acara shalawat dua negara (Indonesia-Malaysia) yang digelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *