Minggu , 26 Januari 2020
Home / BREAKING NEWS / Surat Terbuka untuk Menteri LHK Siti Nurbaya dari Korban Perselingkuhan

Surat Terbuka untuk Menteri LHK Siti Nurbaya dari Korban Perselingkuhan

Caption: Rusdiansyah (kiri) didampingi Kuasa Hukumnya Andry Hudaya memperlihatkan surat terbukanya untuk Menteri Siti Nurbaya
Rusdiansyah (kiri) didampingi Kuasa Hukumnya Andry Hudaya memperlihatkan surat terbukanya untuk Menteri Siti Nurbaya

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Suami mana yang hatinya tidak hancur berkeping-keping kala mengetahui wanita yang dinikahinya belasan tahun silam, berzina dengan laki-laki lain. Itu pula yang dirasakan seorang Aparatur Sipil Negeri (ASN) Kabupaten Kubu Raya, Rusdiansyah.

Pria yang karib disapa Anca ini mengetahui istrinya, AW berselingkuh setelah memeriksa smartphone wanita yang telah memberinya tiga putra-putri tersebut, pada Rabu (04/12/2019) pukul 01.00 dini hari.

“Awalnya saya melihat ada foto yang dihapus di smartphone-nya,” kata Anca mengawali cerita pengkhianatan istrinya itu, Senin (16/12/2019).

Rasa penasaran pun menggelanyut di pikirannya, sehingga ia berinisiatif untuk mengunduh aplikasi yang bisa mengembalikan foto-foto yang telah dihapus di android itu. “Saya buka di playstore,” ucap Anca.

Begitu berhasil mengembalikan foto-foto yang telah dihapus, Anca pun terperanjat. Tubuhnya terasa disambar petir. “Saya menemukan satu foto istri saya (AW-red) ber-selfie di tempat tidur bersama laki-laki lain,” ungkapnya.

Kendati emosinya sudah berkobar melihat foto tersebut, Anca tetap berupaya tenang dan membangunkan istrinya, AW pada pukul 01.30 dini hari atau setengah jam setelahnya. “Saya konfirmasi ke istri saya (mengenai siapa laki-laki di foto tersebut-red),” ujarnya.

Awalnya AW mengaku kalau laki-laki itu hanya teman, sesama peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Dasar Intelijen Angkatan II bagi Polisi Kehutanan Direktorat Jenderal (Ditjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI selama satu bulan sejak 1 Agustus 2019.

Keduanya bertemu di Diklat tersebut, lantaran AW merupakan ASN di Gakkum Wilayah III Pontianak. Sedangkan laki-laki yang belakangan diketahui berinisial DH tersebut merupakan ASN Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPHLHK) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Saat ditanya mengapa ber-selfie diranjang, AW berdalih hanya mengobrol biasa dengan DH. Namun Anca tidak percaya begitu saja dengan pengakuan istrinya itu. “Setelah saya desak, akhirnya dia (AW-red) menangis sambil mengaku kalau dirinya khilaf,” ucap Anca.

AW pun mengaku telah berhubungan badan dengan DH di salah satu hotel di Jakarta pada Minggu (18/08/2019), pas libur Diklat yang diikuti keduanya.

Terungkapnya perselingkuhan istrinya itu tentu saja membuat Anca merasa waktu berjalan lambat. Terbayang di benaknya bagaimana kelak nasib ketiga putra-putrinya yang masih belia.

Anca pun melaporkan kasus perzinahan antar ASN itu secara lisan ke Gakkum Seksi Wilayah III Pontianak, tempat AW bekerja. Ditemui langsung Kepala Seksi (Kasi), Julian pada Kamis (05/12/2019).

Malam harinya, pukul 19.00 WIB, Anca kembali meminjam smartphone istrinya, AW. “Karena penasaran, tidak mungkin satu foto saja,” ujarnya.

Ternyata benar, malam itu Anca kembali menemukan foto-foto AW yang bermesraan dengan DH diranjang.

Keesokan harinya, Jumat (06/12/2019) pagi, Anca melaporkan kasus perselingkuhan dan perzinahan antara AW dengan DH itu, secara tertulis, disertai bukti-bukti berupa foto.

Anca juga melaporkan kasus tersebut ke Polresta Pontianak, terkait tindak pidana perzinahan seperti yang diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Tidak cukup sampai di situ, Anca juga membuat Surat Terbuka yang ditujukannya ke Menteri LH Siti Nurbaya melalui Gakkum III Pontianak. Berikut isinya:

“Dengan ini saya: Rusdiansyah (Anca) meminta kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya, melalui Gakkum Seksi Wilayah III Pontianak, untuk segera menindaklanjuti laporan resmi saya terkait dugaan tindakan perselingkuhan dan perzinahan yang dilakukan oleh AW, yang saat ini masih berstatus istri saya yang bekerja di instansi yang Ibu pimpin, apalagi kejadian perselingkuhan terjadi saat pelatihan lntelijen II.

Laporan ini tidak semata terkait AW, namun juga terkait pasangan selingkuhnya yang juga berdinas di instansi Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPHLHK) Wilayah Jawa Bali, dan Nusa Tenggara dengan inisial DH.

BACA: Rata-rata Bahan Pokok Kalbar Dimonopoli

BACA: Bank Kalbar Dinilai Kalah dengan CU

Surat terbuka ini saya buat bukan untuk mempermalukan instansi terkait. Namun sebagai upaya agar instansi ini segera membersihkan diri dari pegawai-pegawai yang amoral dan melanggar Undang-Undang serta PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Kedisiplinan PNS yang berlaku.

Mengingat kedua pelaku merupakan aparat Penegakan Hukum Lingkungan Hidup (Intelijen), maka saya menginginkan tindakan yang diambil instansi yang lbu pimpin tidak hanya memberikan sanksi administrasi semata, tetapi sanksi pemecatan dengan tidak hormat kepada kedua pelaku.

Sejalan dengan ini, saya juga telah mengambil upaya hukum dengan melaporkan hal ini kepada yang berwajib secara pidana.

Upaya ini saya lakukan agar hak asuh dapat jatuh ke tangan saya, karena terdapat tiga anak dari hasil pernikahan saya dan AW. Saya harapkan pula, aparat penegak hukum, dalam hal ini pihak kepolisian, untuk menindaklanjuti secara pidana laporan saya.

Kejadian ini sangat menyakitkan, tidak ada harga diri, mempermalukan, menghancurkan keluarga, terutama orangtua, saya dan keluarga, anak-anak saya.

Kejadian ini juga sebagai pengingat kepada semua ASN di tanah air, bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsinya, semua harus wajib tunduk kepada Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.”(dik)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Foto---Habib Syech Abdul Qadir Assegaf di PLBN Entikong dalam acara shawalat dua negara, Sabtu (25/1/2020) malam----Kiram Akbar

Datang ke Sanggau, Habib Syech: Walaupun Beda Agama dan Suku, Kita Tetap NKRI!

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Ribuan massa hadir dalam acara shalawat dua negara (Indonesia-Malaysia) yang digelar …

2 Komentar

  1. semoga aja dipecat, kalo tidak yakin dah, bakalan nikah tuh yg selingkuh setelah masing2x bercerai dr pasangannya…

  2. Astagfirulloh..AW dan DH..Istighfar nak..penyesalan selalu datang belakangan..barulah sadar bahwa semuanya akan berantakan gara2 hawa nafsu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *