Jumat , 13 Desember 2019
Home / NEWS / Chef Junior asal Jangkang Juarai Lomba Masak Menu Ikan

Chef Junior asal Jangkang Juarai Lomba Masak Menu Ikan

Foto---Bupati Sanggau, Poalus Hadi menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba masak chef junior asal Kecamatan Jangkang, Rabu (13/11)
Foto—Bupati Sanggau, Poalus Hadi menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba masak chef junior asal Kecamatan Jangkang, Rabu (13/11)

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU- Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kabupaten Sanggau bersama Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (DKPTPHP) Kabupaten Sanggau dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar menggelar lomba masak menu ikan bagi chef junior. Kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang menyasar pelajar se-Kabupaten Sanggau ini digelar di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Sanggau, Rabu (13/11).

Para guru PAUD saya minta untuk terus mengajak anak-anak dididknya supaya mau makan ikan. Demikian juga guru SD, SMP dan anak-anak selaku pengurus forum anak dan genre, kalian harus gencar mengkampanyekan gemar makan ikan

Dari hasil penilaian tiga dewan juri, juara I diraih Kecamatan Jangkang, juara II diraih Kecamatan Kapuas dan juara II diraih Kecamatan Bonti. Untuk juara harapan I diraih Kecamatan Kembayan, harapan II diraih Kecamatan Parindu, harapan III diraih Kecamatan Balai dan juara favorit diraih Kecamatan Meliau.

Bupati Sanggau Paolus Hadi (PH) yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, ide lomba chef junior ini berasal dari Gubernur Kalbar Sutarmidji. “Ide ini dari Pak Gubernur, beliau memang memiliki inovasi-inovasi yang cepat,” ucapnya.

Menurut Bupati dua periode ini, lomba menu masak ikan bagi koki junior ini tepat karena memang usia anak-anak susah untuk makan ikan. “Dan mereka jarang diajak untuk kampanye gemar makan ikan. Hari ini (kemarin, red) mereka mengikuti lomba chef junior dengan berbagai macam bentuk yang mereka sajikan,” tutur PH.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau ini kemudian meminta semua yang hadir pada acara gemarikan agar terus mengkampanyekan gemar makan ikan di Kabupaten Sanggau.

“Para guru PAUD saya minta untuk terus mengajak anak-anak dididknya supaya mau makan ikan. Demikian juga guru SD, SMP dan anak-anak selaku pengurus forum anak dan genre, kalian harus gencar mengkampanyekan gemar makan ikan,” ujar PH.

Pada kesempatan itu, Bupati juga meminta DKPTPHP agar tidak hanya melakukan upaya meningkatkan konsumsi ikan, tapi juga mampu melakukan pemerataan orang makan ikan di Kabupaten Sanggau.

“Kalau dilihat produksi atau ikan yang masuk ke Sanggau sudah cukup banyak, kalau pola hitungannya dibagi perpenduduk maka hasilnya tinggi. Tapi kalau lihat sistim penilaian bagaimana rata-rata orang Sanggau makan ikan, dilihat mungkin dari survei, ditanya orang per orang, kita masih rendah hanya 25 kg menjadi 23 kg per kapita. Ini menjadi tantangan,” tutur PH.

Karena itu, ia menekankan agar menyiapkan produk-produk ikan menjadi prioritas kedepan.

“Secara nasional, Presiden kita sekarang menggaungkan berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusianya. Sedangkan sumber daya manusia ini sangat berkaitan erat dengan asupan gizi, dengan apa yang kita makan,” kata PH.

Kami sangat mengapresiasi Forikan Sanggau yang sudah punya pengurus sampai tingkat kecamatan. Sehingga dari itu saya memutuskan meminta izin kepada pak Gubernur untuk melaksanakan kegiatan Gemarikan tahun ini di Kabupaten Sanggau

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalbar Herti Herawati yang hadir dalam acara itu memuji Forikan Kabupaten Sanggau yang terus bekerja tanpa lelah dalam mengkampanyekan gemarikan.

“Kami sangat mengapresiasi Forikan Sanggau yang sudah punya pengurus sampai tingkat kecamatan. Sehingga dari itu saya memutuskan meminta izin kepada pak Gubernur untuk melaksanakan kegiatan Gemarikan tahun ini di Kabupaten Sanggau,” katanya.

Herawati juga menyebut, lomba masak koki cilik ini adalah ide dari Gubernur Kalbar. “Ketika beliau mengoreksi semua kegiatan di DPA lembar per lembar. Beliau mengatakan coba kegiatan lomba masaknya jangan monoton hanya untuk ibu PKK saja, akan tetapi tambahkan untuk anak-anak atau lomba masak koki junior,” katanya seraya mengatakan gemarikan ini juga untuk mendukung program yang sangat strategis yaitu melawan stunting.

Herawati menambahkan, Ketua Forikan Kabupaten Sanggau beberapa hari yang lalu melaksanakan penilaian tingkat nasional untuk nominasi juara satu, dua dan tiga tingkat nasional.

“Sehingga melalui kegiatan yang diselanggarakan saat ini, kita harapkan bisa nantinya untuk menambah poin penilaian, sehingga mudah-mudahan bisa menjadi juara satu,” pungkasnya. (Ram)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Pohon Natal dengan ketinggian 13 meter di Pasar Menjalin

Keren, Pohon Natal di Pasar Menjalin Ini Terbuat Dari 2000 Botol Bekas

  KALIMANTAN TODAY, LANDAK – Kemeriahan menyambut Natal di pasar Menjalin terasa berbeda tahun ini. …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *