Rabu , 13 November 2019
Home / NEWS / LAMS Datangi PDAM Sanggau, Ini Lima Kesepakatannya

LAMS Datangi PDAM Sanggau, Ini Lima Kesepakatannya

Foto--Suasana audiensi LAMS dan perwakilan konsumen bersama managemen PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau yang dipimpin Direktur PDAM, Yohanes Andriyus Wijaya, Kamis (10/10).
Foto–Suasana audiensi LAMS dan perwakilan konsumen bersama managemen PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau yang dipimpin Direktur PDAM, Yohanes Andriyus Wijaya, Kamis (10/10).

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Ketua Lembaga Adat Melayu Serantau (LAMS) Kabupaten Sanggau, Ade Imran didampingi sejumlah pengurus lainnya pada Kamis (10/10) siang mendatangi Kantor PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau. Kedatangan LAMS diterima langsung oleh Direktur PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau Yohanes Andriyus Wijaya didampingi sejumlah pejabat teras PDAM lainnya.

Ketua LAMS Ade Imran kepada wartawan usai audiensi menyampaikan bahwa kedatamgannya beserta sejumlah konsumen guna menyampaikan keluhan masyarakat yang juga adalah konsumen terkait beberapa hal, termasuk pelayanan dan harga.

“Keluhan yang paling utama disampaikan masyarakat terutama masalah harga, ternyata dari hasil audiensi itu masalah harga bukanlan kenaikan tarif tetapi perubahan sistem pencatatan meteran air. Itulah penyebab kenaikan harga,” kata dia.

Ade menambahkan, selaku konsumen. ia pun meminta PDAM bisa meningkatkan kualitas air.

“Apakah air PDAM layak diminum atau hanya layak untuk mandi, cuci dan kakus (MCK) saja, itu inti dari pertemuan dengan direktur PDAM hari ini,” ujarnya.

Ade menyebut, ada lima poin yang disampaikan konsumen yang diwakili LAMS Sanggau kepada direktur PDAM Sanggau. Kelima poin tersebut adalah; pertama, PDAM Tirta Pancur Aji agar membuat adendum pernyataan kerja bagi pencatat meter dan apabila terjadi kesalahan pencatatan akan dibebankan kepada pencatat meter tersebut.

Kedua, PDAM diminta agar melaksanakan kelayakan air agar memenuhi syarat kesehatan oleh BPOM Sanggau apakah layak diminum atau hanya MCK. Ketiga, PDAM diminta agar Perusahaan Air Minum Indonesia (PERPAMSI) Kalbar untuk memberikan bimbingan teknis agar PDAM Tirta Pancur Aji mampu menghasilkan air bersih berkualitas.

Keempat, meminta PDAM Tirta Pancur Aji diaudit oleh Inspektorat sehingga diketahui perkembangan PDAM Trita Pancur Aji dalam meraih keuntungan atau rugi dan kelima, PDAM bersama masyarakat diminta mengatasi permasalahan air secara ilegal.

“Kami tunggu hasil tindak lanjut dari apa yang kami sampaikan dalam 14 hari,” pungkas Ade.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sanggau yang juga adalah konsumen PDAM Sanggau yang ikut beraudiensi dengan direktur PDAM Tirta Pancur Aji, Abdul Muthalib menyampaikan bahwa pertemuan tersebut tidak dimaksudkan mencari siapa yang salah atau siapa yang benar, tetapi mencari solusi.

“Hanya saja keluhan konsumen itu misalnya air yang dikonsumsi satu rumah tangga itu satu kubik tapi konsumen harus membayar lebih. Komplan masyarakat itu memang terkait pembayaran,” kata dia.

Kepada pihak PDAM, Abdul Muthalib berharap agar selalu bekerjasama dengan instansi lain dalam hal pembangunannya.

“Misal, bagaimana AMDALnya. Di Sanggau inikan banyak perkebunan, di daerah perkebunan itulah banyak sumber air, kita tidak mau konsumen teracuni oleh aktifitas perkebunan,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Direktur PDAM Tirta Pancur Aji Sanggau, Yohanes Andriyus Wijaya usai audiensi menyampaikan, inti dari pertemuan tersebut adalah terkait mahalnya tagihan rekening air, kualitas air dan pelayanan PDAM.

“Kami sudah memberikan klarifikasi bahwa PDAM belum pernah menaikan tarif dan pembayaran yang dilakukan oleh konsumen itu sesuai dengan angka dimeteran karena kita sudah menerapkan pembacaan meteran pelanggan secara digital sehingga akurasi dan akuntabilitas pembacaan meter bisa dipertanggungjawabkan,” terangnya. (Ram)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Kepala Pelaksana Tugas atau PLT Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa dan Daerah Tertinggal (DPMPD2T) Dodorikus

Ini Daftar Nama Bakal Calon Kades yang Ikuti Tes Kompetensi

  KALIMANTAN TODAY, BENGKAYANG – Sebanyak 50 Desa dari 14 Kecamatan akan menggelar Pemilihan Kepala …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *