Rabu , 23 Oktober 2019
Home / NEWS / Gaji Guru Honorer, Cok Hendri: Wajib Ditingkatkan

Gaji Guru Honorer, Cok Hendri: Wajib Ditingkatkan

Cok Hendri Ramapon
Cok Hendri Ramapon

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Legislator DPRD Provinsi Kalbar dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Cok Hendri Ramapon menilai, gaji untuk guru honorer wajib ditingkatkan.

“Karena walau statusnya honorer, bakti mereka pada negara ini dalam mendidik anak-anak itu tidak kalah juga dengan guru lainnya,” kata Hendri, di temui usai bersama Legislator lainnya menerima Audensi Pengurus PGRI Kalbar, Selasa (08/10/2019).
Hendri yang baru saja dilantik menjadi Anggota DPRD Provinsi Kalbar periode 2019-2024 ini mengetahui betul nasib guru honorer. Lantaran memiliki teman yang menjalani profesi tersebut.

“Teman saya, guru honorer di daerah Natuna hanya dibayar Rp600 Ribu per bulan. Itupun diterimanya setelah berbulan-bulan, dirapel. Jadi prihatin juga,” kata Hendri.

Ia sangat yakin, banyak guru honorer di Provinsi Kalbar ini juga merasakan apa yang dialami temannya itu. Mendidik anak bangsa, tetapi nasib mereka sangat memprihatinkan.

Memang alokasi APBD untuk pendidikan itu mesti 20 persen. Namun sasarannya harus benar-benar resmi. Supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kalau honorer ini kan kadang-kadang tidak resmi, misalnya mereka dibawahi yayasan sekolah dan lainnya. Mungkin menjadi agak riskan kalau dialokasikan ke situ,” kata Hendri.

Terlepas dari berbagai persoalan dilematis itu, Hendri yang bakal duduk di Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, membidangi pendidikan ini, tetap akan memperjuangkan peningkatan kesejahteraan guru honorer. (dik)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Kapolres Landak AKBP Ade Kuncoro Ridwan

Polres Landak siagakan 1 Pleton Inti Dalmas dan 1 Pleton Kerangka Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden minggu (20/10) mendatang, jajaran Polres Landak …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *