Sabtu , 7 Desember 2019
Home / LINGKUNGAN / Persatuan Peladang Akan Surati Wiranto

Persatuan Peladang Akan Surati Wiranto

Yohanes Mijar Usman, Ketua Persatuan Peladang Kalimantan Barat
Yohanes Mijar Usman, Ketua Persatuan Peladang Kalimantan Barat

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Persatuan Peladang Tradisional Kalimantan Barat menyayangkan pernyataan Wiranto, Menko Polhukam RI yang menuduh Peladang sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan saat ini. Pernyataan yang disampaikan 13 September 2019 lalu disaat musim menugal tengah dilakukan oleh sejumlah masyarakat Peladang. Pada sejumlah wilayah bahkan ada yang telah usai menyemai benih padi di ladang.

“Pernyataan Pak Wiranto itu jelas salah. Kita menyayangkan pernyataan yang tidak mendasar tersebut. Karena itu kami berharap pernyataan tersebut dapat segera dipertanggungjawabkan dengan meminta penjelasan langsung beliau melalui ruang dialog untuk duduk bersama para peladang di Kalimantan Barat,” ungkap Yohanes Mijar Usman, Ketua Persatuan Peladang Tradisional Kalbar.

Lebih lanjut, Mijar menilai bahwa pernyataan bernada miring terhadap Peladang selama ini perlu segera diluruskan. Karena itu dengan itikad baik, kesediaan Bapak Wiranto berdialog bersama dinantikan.

“Kami berharap dalam waktu dekat akan ada ruang dialog bersama yang disertai dengan itikad baik. Persatuan Peladang Tradisional Kalimantan Barat juga dalam waktu dekat akan menyampaikan surat khusus untuk berdialog dan meminta penjelasan langsung Menkopolhukam,” tambah Mijar.

BACA JUGA: Dituding Jadi Penyebab Karhutla, Persatuan Peladang Kalbar Kecam Pernyataan Wiranto

Sebagaimana diketahui, respon terhadap pernyataan Wiranto yang menuduh Peladang penyebab kebakaran hutan dan lahan memantik protes dari sejumlah pihak di Kalimantan Barat. Pernyataan yang disampaikan Menkopolhukam tersebut disaat pemerintah, pemerintah dan aparat penegak hukum tengah mengupayakan penegakan hukum kasus kebakaran pada sejumlah konsesi perusahaan perkebunan dan perusahaan kayu di Kalimantan Barat. Pada saat yang sama, pernyataan Wiranto tersebut juga disampaikan ketika Peladang sedang dan telah usai menugal menyemai padi di ladang. (lukas)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Subhan Nur

Usut Kasus Gratifikasi BPN Sampai ke Akar-akarnya

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–DPRD Provinsi Kalbar meminta kasus gratifikasi terkait pendaftaran tanah tidak berhenti sampai …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *