Minggu , 17 November 2019
Home / LANDAK / Sekda Landak Buka Kegiatan Bursa Inovasi Desa Cluster IV di Kecamatan Menyuke

Sekda Landak Buka Kegiatan Bursa Inovasi Desa Cluster IV di Kecamatan Menyuke

71088426-26fe-4651-ad01-4244691a5ef8
KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Pemerintah Kabupaten Landak Melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DSPMPD) Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Mengadakan kegiatan bursa Inovasi Desa (BID) Cluster IV Tahun 2019 yang digelar di aula Paroki Darit Kecamatan Menyuke pada Kamis (08/08/2019).

Kegiatan BID Cluster IV ini meliputi tiga Kecamatan, yaitu kecamatan Manyuke, Kecamatan Banyuke Hulu dan Kecamatan Meranti.

Kegiatan dibuka langsung oleh Sekertaris Daerah Vinsensius, yang mewakili Bupati Landak dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DSPMPD) Kabupaten Landak, Camat Manyuke, Camat Banyuke Hulu dan Camat Meranti.

Selain itu hadir juga Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kecamatan Manyuke, para Kepala OPD, Seluruh Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pendamping Desa di tiga kecamatan yaitu Manyuke, Banyuke Hulu dan Meranti, Timanggong Darit, Perwakilan PKK Kabupaten Landak dan Perwakilan Dewan Adat Dayak Kabupaten Landak.

Tujuan dari Kegiatan Bursa Inovasi Desa antara lain yaitu mendiseminasikan Informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum, serta program pengelolaan pengetahuan dan inovasi desa secara Khusus, menginformasikan secara singkat pelaku-pelaku program di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa.

Selain itu juga untuk memperkenalkan inisiatif atau Inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan, membagi kegiatan inovasi yang telah didokumentasikan dalam bentuk video maupun tulisan, membangun komitmen replikasi, menjaring inovasi yang belum terdokumentasi dan membagi informasi penyedia jasa layanan keknis (PJLT).

Dalam sambutanya Sekertaris Daerah Kabupaten Landak Vinsensius Menyampaikan bahwa Bursa Inovasi Desa merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di Desa-Desa dilingkup kabupaten.

“Bursa inovasi desa ini merupakan bagian tak terpisahkan dari model pengelolaan inovasi tingkat kabupaten Landak,” kata Vinsensius.

Sekertaris Daerah Landak itu juga mengatakan bahwa desa adalah otonomi murni dijaman demokrasi Indonesia.

“Desa memiliki kekuatan otonomi murni, sehingga desa berpeluang lebih luas mengembangkan dirinya,”
ujar Vinsensius.

Mantan Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Landak itu menghimbau kepada para camat dan seluruh Kepala Desa di cluster IV ini agar memanfaatkan momentum untuk melakukan inovasi terutama pembangunan kabupaten Landak.

“Saya menghimbau jangan dianggap remeh kegiatan bursa inovasi desa ini, karena ini merupakan kesempatan perubahan inovasi desa dalam konteks membangun,” ujar Vinsensius.

Vinsensius menegaskan bahwa saat ini perlu adanya keseimbangan infrastruktur dengan bidang-bidang pembangunan lainya.

“Infrastruktur tetap diperlukan, tetapi bidang lainya harus juga berkembang dan jangan hanya mengandalkan dana desa yang ada, tetapi carilah peluang-peluang yang ada untuk pembangunan desa,” tukas Vinsensius.

Sementara itu ketua panitia Bursa Inovasi Desa Cluster IV Rolianto mengatakan bahwa bursa inovasi desa ini merupakan salah satu implementasi dari program inovasi desa , dengan maksud agar desa- desa di kabupaten Landak bisa lebih berkembang.

“Dengan adanya Program Inovasi Desa ini, desa-desa bisa berkembang melalui pertukaran inovasi di cluster IV ini,” kata Rolianto.

Diwaktu yang sama Camat Manyuke Muliadi sangat menyambut baik dengan dilaksanakan kegiatan Bursa Inovasi Desa ini terutama untuk memacu perangkat desa dan masyarakatnya untuk melakukan inovasi terbaik.

“Kita patut apresiasi kegiatan ini, dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memacu Kepala kesa dan masyarakat berlomba untuk menggali inovasi di desa masing-masing, kegiatan pertukaran inovasi desa ini sangat baik sekali, harapan kita agar desa-desa yang ada dikecamatan Menyuke bisa termotivasi utk berinovasi dalam membangun desanya masing-masing,” harap Muliadi (Kar).

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Audiens Dialog Kebangsaan di Konferensi dan Teater Untan Pontianak Jumat (15/11/2019)

Bela Negara Bukan Militerisasi

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Apabila berbicara tentang bela negara, kesan yang pertama muncul di tengah-tengah masyarakat sudah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *