Senin , 13 Juli 2020
Home / NEWS / Pontianak Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda

Pontianak Menuju Kota Ramah Pejalan Kaki dan Pesepeda

Pembangunan trotoar di jalan-jalan utama Kota Pontianak

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan Kota Pontianak sudah semestinya menyediakan trotoar dan jalur sepeda. Hal ini sejalan dengan mewujudkan Pontianak sebagai kota yang ramah pejalan kaki dan pesepeda. “Pembangunan trotoar akan dibuat sekreatif mungkin sehingga tidak terkesan monoton,” ungkapnya, Minggu (28/6).

Ia menambahkan, untuk menghilangkan kesan monoton terhadap keberadaan trotoar, dengan mengusung konsep penuh warna serta hiasan lampu pada malam hari sehingga terkesan indah dan enak dipandang mata. “Konsepnya pun disesuaikan dengan lokasi, trotoar yang lebar tentunya akan berbeda dengan yang sempit,” ungkapnya.

Diakuinya, beberapa pekerjaan pembangunan tertunda lantaran terkendala pemangkasan anggaran untuk penanganan Covid-19. Namun dirinya memastikan proyek pengerjaan trotoar di Jalan Ahmad Yani tetap berlanjut. Proses pelelangannya pun sudah selesai. Rencananya pekan depan akan dimulai lanjutan pembangunan trotoar dari depan Auditorium Untan hingga Taman Digulis. “Kemudian taman yang ada di depan Auditorium juga akan kita tuntaskan pembangunannya, akan ada plaza dan penataan taman,” tutur Edi.

Dengan adanya penataan taman tersebut, tambahnya, masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas. Mulai dari tempat konser musik, kesenian, olahraga, bazar, kuliner dan sebagainya. Dengan demikian taman yang ada menjadi multifungsi karena kawasan itu sangat produktif dan potensial. “Apalagi masyarakat gemar berolahraga dan beraktivitas di luar setelah pembatasan aktivitas di tengah pandemi Covid-19,” imbuhnya.

Edi menuturkan, Pemerintah Kota Pontianak akan terus melakukan penataan kota sebaik mungkin sehingga Pontianak menjadi kota idaman dan nyaman. Pihaknya juga akan mulai mengerjakan trotoar dari depan eks Gedung Kartini hingga depan Mapolda Kalbar. “Lebar trotoar rata-rata sekitar enam hingga sembilan meter,” pungkasnya. ( jim/prokopim )

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Jembatan Darurat antar Dusun di Desa Nekat Dibangun

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Putusnya jembatan yang menghubungkan antara Dusun Gramajaya dengan Dusun Punti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *