Senin , 13 Juli 2020
Home / NEWS / Bendera PDI Perjuangan Dibakar, Lasarus: Jangan ada Pergerakan Apapun Sebelum Komando Ketum

Bendera PDI Perjuangan Dibakar, Lasarus: Jangan ada Pergerakan Apapun Sebelum Komando Ketum

Ketua DPD PDIP Kalbar, Lasarus

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK –Seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kalbar diminta untuk tetap tenang menyikapi pembakaran bendera partai banteng moncong putih saat aksi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Senayan, Rabu (24/06/2020).

“Jangan ada pergerakan apapun sebelum ada komando dari Ketua Umum. Kita tegak lurus. Apapun yang diperintahkan Ibu Ketua Umum, secara tegak lurus akan kita jalankan,” kata Lasarus, Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar melalui rilisnya, Kamis (25/06/2020).

Ketua Komisi V DPR-RI ini meminta seluruh keluarga besar PDI Perjuangan tidak terprovokasi dengan aksi di senayan tersebut, tidak memercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya, serta tetap solid bersatu padu menjaga persatuan dan kesatuan.

Lasarus berharap seluruh kader dan simpatisan tetap menahan diri, tidak melakukan tindakan-tindakan yang malah memperburuk citra PDI Perjuangan, di mata masyarakat Kalbar khususnya dan Indonesia umumnya.

Sementara itu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar, Sujiwo sangat menyayangkan insiden di depan Gedung DPR-RI itu. Menurutnya, tindakan pembakaran bendera sangat tidak pantas, karena sama saja merendahkan marwah partai.

“Bendera partai merupakan simbol, marwah dan kehormatan partai. Maka, selaku bendahara partai, saya minta aparat penegak hukum agar kiranya pembakar bendera tersebut dalam waktu yang sesingkat-singkatnya dapat ditangkap dan diproses supaya tidak semakin gaduh,” kata Sujiwo.

Terpisah, Ketua DPC PDI Perjuangan Sintang, Jeffray Edward mengutuk tindakan pembakaran bendera partai. “Kami, PDI Perjuangan merupakan partai yang sangat menjunjung persatuan dan kesatuan. Kami tegaskan bahwa PDI Perjuangan sangat cinta damai, tetapi jangan pernah mengganggu kami,” ucapnya.

Senada juga disampaikan, Ketua DPC PDI Perjuangan Kubu Raya, Agus Sudarmansyah. “Jangan usik dan jangan ganggu kami. Jangan adu domba sesama anak bangsa karena kami keluarga besar PDI Perjuangan sangat cinta damai dan cinta NKRI,” katanya.

Sedangkan menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pontianak, Satarudin, aksi pembakaran bendera saat menolak RUU HIP itu sangat provokatif dan berpotensi memecahbelah persatuan bangsa. Olehkarenanya, aparat penegak hukum harus segera bertindak. “Siapapun yang melanggar hukum,mesti diberi sanksi tegas agar memberikan efek jera kepada pelaku,” tutupnya. (dik)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Nihil Kasus Baru Positif Covid-19, Edi Minta Warga Pontianak Tetap Waspada

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Meskipun pasien positif Covid-19 di Kota Pontianak saat ini nihil …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *