Sabtu , 11 Juli 2020
Home / HEADLINE NEWS / Sepi Pembeli, Pedangan Sayur di Sanggau Buang Dagangannya ke Jalan

Sepi Pembeli, Pedangan Sayur di Sanggau Buang Dagangannya ke Jalan

Foto---Para pedagang sayur pasar Jarai Kota Sanggau nekat membuang barang dagangannya lantaran sepi pembeli, Kamis (19/3/2020)---Kiram Akbar
Foto—Para pedagang sayur pasar Jarai Kota Sanggau nekat membuang barang dagangannya lantaran sepi pembeli, Kamis (19/3/2020)—Kiram Akbar

 

KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Sejumlah pedangan sayur di Pasar Jarai Sanggau, nekat membuang barang dagangannya ke tengah jalan persis di depan pasar tersebut, Kamis (19/3/2020) pagi. Aksi buang sayur itu dipicu lantaran sepinya pembeli.

“Jadi sebenar pasar ini, apa sebab sayuran dihamburkan, karena di dalam (pasar) ini tidak layak. Persaingan pasar terlalu banyak. Dekat pasar sentral. Sedangkan di sini, bagian depannya tertutup,” kata Agus, salah seorang pedagang di pasar tersebut.

Agus mengatakan, sebelumnya para pedangang sayur tersebut berjualan di pinggir jalan di depan pasar. Namun kemudian mereka diminta masuk ke dalam bagunan pasar yang telah disediakan. Masalahnya, para pedagang mengaku ketika mereka berjualan di dalam pasar, justeru sepi pembeli.

“Biasanya jam segini (siang hari) dagangan sudah habis. Tapi sekarang jam segini, masih banyak tersisa,” keluhnya.

Agus mengatakan, para pedagang tersebut sudah empat kali ditertibkan dan diminta berjualan di dalam pasar, tapi efeknya adalah sepi pembeli. Bahkan meski bagian samping pasar sudah dibongkar agar dagangan mereka tak tertutup bagunana sudah dilakukan. Lagi-lagi hasilnnya tak seperti yang diharapkan.

“Bagian samping sudah pernah dibongkar, pun tidak ada hasilnya. Belum lagi Sabtu-Minggu, orang dari kampung berjulan. Memang semingggu sekali. Tapi juga berdampak ke sini. Dagangan jadi tidak laku. Biasannya mereka jualan dari luar, selepas subuh jam segini sudah habis,” ungkapnya. (Ram)

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Hari Gini Masih Ada Puskesmas Tanpa Ambulans

  KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK – Kendati pembangunan di bidang kesehatan merupakan salah satu yang paling …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *