Minggu , 26 Januari 2020
Home / CULTURE / Safari Natal di Toba, Wabup Yohanes Ontot: Mewujudkan Persatuan Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

Safari Natal di Toba, Wabup Yohanes Ontot: Mewujudkan Persatuan Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

Foto--Wabup Sanggau, Yohanes Ontot menyerahkan bantuan secara simbolis berupa dua ton beras dan sejumlah uang pada acara Safari Natal di Kecamatan Toba, Minggu (5/1/2020)--Alfian Diskominfo Sanggau untuk Kalimantantoday.com
Foto–Wabup Sanggau, Yohanes Ontot menyerahkan bantuan secara simbolis berupa dua ton beras dan sejumlah uang pada acara Safari Natal di Kecamatan Toba, Minggu (5/1/2020)–Alfian Diskominfo Sanggau untuk Kalimantantoday.com

 
KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot melaksanakan Safari Natal bersama umat Stasi Sebandang Paroki Kristus Raja Toba Keuskupan Sanggau. Acara yang dipusatkan di Gereja Katolik Santo Stefanus Martir, Stasi Sebandang, Desa Lumut, Kecamatan Toba itu digelar pada Minggu (5/1/2020).

Di acara itu, Wabup menjelaskan bahwa Pemkab Sanggau selain mengagendakan Safari Natal untuk umat Katolik dan Protestasn, juga melaksanakan Safari Ramadhan bagi yang muslim.

Lebih lanjut, putra asli Kecamatan Toba itu menegaskan, melihat perkembangan saat ini, mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa tidaklah mudah. Tak seperti membalikkan telapak tangan.

“Bagaimanapun kehidupan sosial, politik dan ekonomi ini tidak bisa kita anggap hari ini sampai besok lusa sama. Pasti selalu berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itulah upaya-upaya pemerintah dan bagaimana kita mengantisipasi menjaga ini, baik pemerintah pusat dan daerah melakukan berbagai formula, baik formula dalam kebijakan umum, maupun formula dalam kebijakan-kebijakan yang khusus,” terangnya.

Karenanya untuk menata khidupran diperlukan kerukunan antar umat beragama satu dengan lainnya.

“Dengan begitu, tentu bisa kita menciptakan kehidupan yang harmonis,” jelasnya.

Wabup, Yohanes Ontot juga mengatakan tema Natal 2019 yaitu ‘Hiduplah sebagai sahabat bagi semua orang (Yohanes 15:14-15)’ merupakan respon dari kondisi Indonesia dan dunia saat ini.

“Apabila kita menjadi sahabat bagi semua orang, saya kira tidak ada lagi orang mau macam-macam dengan kita. Bahkan tentu saling membantu satu sama lainnya dan tidak ada lagi orang yang berpikir radikal yang dalam benak pikirannya mau merubah ideologi negara ini. Oleh karena itu, gereja diseluruh dunia dan terutama di Indonesia mengajak kita semua untuk hidup bersahabat bagi semua orang dan berharap melalui tema Natal tahun 2019 ini kita dapat mendamaikan, memberikan rasa nyaman, serta menumbuhkan rasa cinta kasih kita antar sesama,” bebernya.

Wakil Bupati Sanggau menyerahkan secara simbolis berupa bantuan beras sebanyak dua ton dan uang tunai sebanyak Rp 9,9 juta. (Ram)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Foto---Habib Syech Abdul Qadir Assegaf di PLBN Entikong dalam acara shawalat dua negara, Sabtu (25/1/2020) malam----Kiram Akbar

Datang ke Sanggau, Habib Syech: Walaupun Beda Agama dan Suku, Kita Tetap NKRI!

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU. Ribuan massa hadir dalam acara shalawat dua negara (Indonesia-Malaysia) yang digelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *