Jumat , 5 Juni 2020
Home / HUKUM / SMP Negeri 9 Ngabang disatroni Maling, Sejumlah Barang Elektronik Raib

SMP Negeri 9 Ngabang disatroni Maling, Sejumlah Barang Elektronik Raib

SMP Negeri 9 Ngabang disatroni Maling
SMP Negeri 9 Ngabang disatroni Maling

 
KALIMANTAN TODAY, LANDAK- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 9 Ngabang yang berada di dusun Amparsaga II Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak disatroni maling sabtu (30/11/2019).

Akibat kejadian itu, sejumlah perangkat elektronik diantaranya lap top, Infocus, hingga tabung gas yang berada di dalam ruangan sekolah raib.

“Kami mendapat laporan dari salah satu guru di SMPN 9 Ngabang terkait kejadian pencurian ini, untuk memastikannya kami pun bersama anggota lainnya langsung mendatangi TKP,” jelas anggota Polsek Ngabang Bripka Eri Triyono

Menurut keterangan salah satu guru SMP Ngeri 9 Ngabang, Dewi Indrawati kasus pencurian baru diketahui pada hari sabtu sekitar pukul 06.30. Dimana saat membuka pintu ruang kepala sekolah Ia menemukan kondisi ruangan yang sudah berserakan serta posisi dek ruangan sudah dalam keadaan jebol.

BACA: 1 Tahun Kalimantan Today

Diduga Pelaku masuk dengan cara merusak plafon luar ruangan kemudian masuk ke ruang kepala sekolah dan mengambil barang barang inventaris milik sekolah yang di simpan di ruangan kepala sekolah.

“Pas saya masuk kondisi ruangan sudah beserakan, kemudian bagian dek sudah dalam kondisi jebol, untuk sementara barang-barang yang ilang sendiri terdiri dari lap top, infocus, serta tabung gas ukuran 3kg,” ungkap Dewi Indrawati.

Atas kejadian pencurian ini, pihak Kepolisian Polsek Ngabang miminta agar pihak sekolah dapat membuat laporan tertulis ke Mapolaek Ngabang.

“Kami berharap agar pihak sekolah dapat memasang CCTV atau menugaskan penjaga sekolah mengawasi keamaan dan menjaga aset sekolah,” pungkas Bripka Eri Triyono (Sab).

Tentang Kalimantan Today

Cek Juga

Tak Masuk New Normal, Acam Minta Warga Sanggau Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

  KALIMANTAN TODAY, SANGGAU – Kabupaten Sanggau tak termasuk dari 102 daerah yang akan diterapkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *