Kamis , 21 November 2019
Home / HUKUM / Wali Kota Besuk Petugas Dinsos Korban Penusukan Orang Dengan Ganguan Jiwa

Wali Kota Besuk Petugas Dinsos Korban Penusukan Orang Dengan Ganguan Jiwa

E41A6792-44B5-475A-9DB6-BB866004A973

 

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK- Hasan, Petugas dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak yang menjadi korban penusukan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) mendapat perawatan di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono didampingi istri, Yanieta Arbiastutie Kamtono, membesuk Hasan untuk melihat kondisinya di Ruang Melati RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis (7/11).

“Setelah kita besuk tadi, kondisi korban mulai stabil dan saat ini Pak Hasan dalam tahap pemulihan,” kata Edi usai membesuk korban yang merupakan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Dinsos Kota Pontianak.

Dia menerangkan, kejadian ini bermula ketika Hasan mendapat laporan dari pihak keluarga ODGJ dan yang bersangkutan langsung bergerak menuju ke rumah tersebut. Namun tanpa diduga, saat berusaha mengamankan ODGJ, Hasan malah menjadi korban penusukan oleh ODGJ hingga mengalami luka robek akibat senjata tajam. “Kalau dilihat dari kondisi fisiknya saat ini sudah mulai membaik. Ada delapan jahitan di bagian dalam dan di bagian luar enam jahitan,” terang Edi.

Diakuinya, memang selama ini petugas Dinsos bergerak cepat menangani warga yang terkategori ODGJ atas laporan dari pihak keluarga. Namun menghadapi ODGJ memang tidak bisa ditebak reaksinya. Apalagi yang dihadapi petugas saat itu orangnya reaktif dan memegang senjata tajam sehingga petugas menjadi korban. “Ke depan petugas kita minta lebih berhati-hati dalam menangani ODGJ. Artinya, mereka harus dibackup juga dari kepolisian serta memperhatikan situasi dan kondisi orang yang ditangani,” ucapnya.

Seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemkot Pontianak. “Kita akan tanggung seluruh biaya pengobatan Pak Hasan karena ini menjadi tanggung jawab Pemkot dalam dia menjalankan tugas mulia,” pungkasnya. (Jim)

Tentang REDAKSI

Cek Juga

Ilustrasi/net

Lamar CASN, Jangan Percaya dengan Istilah “Ada Orang Dalam”

KALIMANTAN TODAY, PONTIANAK–Antusias masyarakat untuk melamar untuk menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), seringkali dimanfaatkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *